Visi 2030; Perlu Reformasi Mendasar di Bidang Industri

Sabtu, 07 April 2007

kompas-cetak4

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0704/07/humaniora/3438568.htm

Yogyakarta, Kompas – Pencapaian Visi Indonesia 2030 diprediksi tidak akan mudah dan akan menghadapi sejumlah tantangan mendasar pada bidang industri. Untuk itu, diperlukan reformasi mendasar bidang industri agar Visi 2030 tidak hanya menjadi cita-cita kosong.

Itu disampaikan Mudrajad Kuncoro dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar pada Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Kamis (5/4).

“Arah reformasi yang dilakukan memang sudah dalam ‘jalur yang benar’, namun agaknya masih wrong gear. Ibarat mobil, mesin pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada industri perlu dipindah ke perseneling yang lebih tinggi untuk mencapai visi negara industri baru 2030,” ujarnya.

Dualisme
Mudrajad memaparkan, beberapa masalah mendasar yang dihadapi industri Indonesia pascakrisis ekonomi, yaitu masalah dualisme industri, ketimpangan industri secara geografis, ketenagakerjaan, dan struktural.

Diungkapkan pula, strategi industrialisasi yang banyak mengandalkan akumulasi modal, proteksi, dan teknologi tinggi telah menimbulkan polarisasi dan dualisme dalam proses pembangunan.

“Fakta menunjukkan, sektor manufaktur yang modern hidup berdampingan dengan sektor pertanian yang tradisional dan kurang produktif. Dualisme juga terjadi antara industri kecil dan rumah tangga yang berdampingan dengan industri besar dan menengah,” katanya.

Terkonsentrasinya lokasi industri manufaktur di Jawa dan Sumatera menjadi persoalan lain. Dominasi sebagian besar aktivitas industri manufaktur modern skala besar dan menengah di Jawa dan Sumatera terus berlangsung selama 1976-2004.

“Jawa dan Sumatera menyerap lebih dari 93 persen tenaga kerja selama periode itu,” ungkapnya.

Guna menghadapi tantangan masalah industri, demikian Mudradjad, perlu ada perspektif baru kebijakan di bidang ini. “Pemerintah SBY-JK memiliki peluang emas untuk melakukan perubahan mendasar,” ujarnya menambahkan. (RWN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: