Institut Sumitro akan dibuka di UI

Hilda Sabri Sulistyo
Kamis, 24/01/2008 19:01 WIB

ykhd

http://web.bisnis.com/umum/pendidikan/1id40420.html

JAKARTA: Hasyim Djojohadikusumo, ketua Yayasan Keluarga Hasyim Djojohadikusumo (YKHD), mengatakan pihaknya berniat untuk mendirikan Institut Sumitro Djojohadikusumo (ISD) di Kampus Universitas Indonesia, Depok.

“Problem yang dihadapi jika kita dapat mengembalikan benda purbakala dari tangan orang asing, kita tak memiliki museum yang memadai oleh karena itu jika ISD terwujud kami ingin mendirikan museum pula agar dapat melestarikan cagar budaya Indonesia,” ujarnya ketika menghadiri jumpa pers dengan Dirjen Sejarah dan Purbakala Depbudpar Hari Untoro Drajat hari ini.

Menurut Hasyim, pihak YKHD sudah beberapa kali bertemu dengan rektor UI yang lama, Usman Chatib maupun yang baru, Gumilar Rustiwa Soemantri dan mendapat tanggapan positif. Oleh karena itu pertengahan 2008 ini, pihaknya akan membangun gedung perpustakaan yang bermutu internasional dengan koleksi buku mencapai 2-3 juta judul.

“Perpustakaan dilengkapi auditorium berkapasitas 250 orang, tempat penyimpanan dan pemutaran film-film dokumenter, buku dan jurnal ilmiah koleksi pribadi ekonom Sumitro Djojohadikusumo, galeri dan museum benda purbakala dan benda seni.”

Di tempat ini, ujarnya, dapat dilakukan pameran buku maupun karya seni dan akan tersedia sarana penunjang bagi mahasiswa seperti student center dan university book store.

Hasyim mengatakan koleksi buku dan jurnal perpustakaan akan dapat diakses gratis secara online oleh mahasiswa dan dosen UI maupun universitas lain di Indonesia.

Selain itu, aktivitas YKHD di bulan Januari ini adalah meresmikan pemugaran makam raja-raja di Pajimatan Imogiri Bantul, Yogyakarta di tiga kompleks pemakaman yaitu Besiaran, Pakubuan dan Saptorenggodimana terdapat makam Sri Sultan HB IX.

“Pascagempa Yogyakarta 2006, banyak dinding makam yang runtuh dan kini kondisi makam sudah direnovasi kembali dan akan diserahkan Sabtu mendatang,” kata Hasyim.

Terbentuknya Yayasan Keluarga Hasyim Djojohadikusumo merupakan pengembangan berbagai kegiatan sosial pribadi keluarga Hasyim untuk memberikan peluang di bidang pendidikan dan sosial.

Meski baru terbentuk 2006 namun kegiatan ini telah dirintis sekitar 20 tahun oleh istrinya, Anie Hasyim Djojohadikusumo sebagai penggagas dan pelaksana kegiatan operasional yayasan.

Sejak 2000 kegiatan pribadi ini memang sudah dikelola khusus oleh tim kerja sosial, tambah Hasyim.

Misinya antara lain memberikan beasiswa pendidikan serta membangun berbagai fasilitas pendukungnya, memberi penghargaan dan peningkatan kesejahteraan bagi para guru/pendidik, meningkatkan kesehatan dan gizi anak bagi kalangan masyarakat kurang mampu serta membantu upaya pelestarian budaya seperti museum, makam leluhur dan benda-benda bersejarah lainnya.

Sejauh ini, YKHD telah memberikan beasiswa S1, S2 dan S3 di dalam maupun luar negri untuk dosen jurusan arkeologi, sastra nusantara/jawa, sastra Indonesia dan jurusan sejarah. Pihak yayasan juga melakukan penelitian kebudayaan Jawa, ekskavasi arkeologi, peningkatan sarana/prasarana program studi tersebut antara lain labolatorium arkeologi dan perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gajah Mada.

Hal yang sama juga diberikan pada mahasiswa FIB strata satu hingga strata tiga Universitas Indonesia, penelitian jangka panjang pasca doctor oleh dosen-dosen senior, pembangunan Taman Simulasi Arkeologi dan melakukan digitalisasi naskah kuno.

YKHD juga merenovasi gedung dan pemeliharaan labolatorium bioantropologi dan paleoantropologi FK UGM, pelestarian fosil, membantu pengadaan alat dan komputer serta membiayai seminar internasional di Yogyakarta dan Flores.

Perhatian pada pengadaan labolatorium juga dilakukan untuk lab Biosafety level III di UI, membantu taman bacaan masyarakat yang dikelola oleh sejumlah pribadi, melakukan komputerisasi dan program internet di sekolah-sekolah pedesaan di Banyumas dan Kebumen serta aktivitas sosial lainnya. (ln) bisnis.com

Comments
One Response to “Institut Sumitro akan dibuka di UI”
  1. Lila Setiawan mengatakan:

    saya mendukung ide yang yang peduli akan kemajuan bangsanya, kalau bisa buat juga yayasan mandiri guna membantu janda para pejuang bangsa, dalam berbagai bidang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: